Antisipasi Bocor Saat Unas, SDN Mandiro 02 Sweeping Ponsel

kabarbondowoso.com – Untuk mengantisipasi kecurangan saat pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) Sekolah Dasar, pihak panitia pelaksana melakukan sweeping ponsel pada semua guru pengawas dan seluruh siswa peserta Unas. Hal ini yang dilakukan Sekolah Dasar Negeri Mandiro 02, Kecamatan Tegalampel.

Sejumlah ponsel berhasil diamankan sebelum dilaksanakan Unas di hari pertama, Senin (7/5/12). Untuk sementara, Belasan ponsel diamankan di ruang panitia, selama kegiatan Unas berlangsung. Diketahui, siswa peserta Unas di SDN ini berjumlah 120 peserta, terbagi dalam 6 kelas yang masing-masing berisi 20 siswa peserta Unas.

“Tidak semua pengawas maupun siswa membawa Hp, karena sebelumnya sudah dihimbau untuk tidak membawa Hp,” kata Basuki Rahmad, ketua panitia Unas SDN mandiro 02.

Menurutnya, langkahnya sesuai dengan perintah dari Kepala Pendidik. Yakni, pelaksanaan Unas sekarang harus dilaksanakan dengan jujur. “Karena selama ini yang disinyalir kebocoran soal Unas disebabkan oleh Hp,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihak panitia Unas di SDN Mandiro 02 juga menerapkan aturan tegas bagi siapapun. Aturan itu melarang siapa saja masuk kedalam ruangan, kecuali siswa peserta Unas dan panitia yang memakai tanda pengenal.

Kendati demikian, dalam pantauan media ini masih terlihat beberapa siswa peserta yang berani menoleh ke belakang. Diduga, siswa tersebut sedang contek-mencontek saat pengerjaan soal Ujian.

Bahkan, tak sedikit pula terlihat ada siswa yang saling berkomunikasi antar siswa lainnya di dalam kelas. Diduga pula, para siswa yang terlibat pembicaraan itu terkait jawaban soal-soal Ujian Nasional yang saat itu sedang mereka hadapi.   (bst)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *