Darrrr! Tabung Gas Meledak, 1 Rumah Ludes Terbakar

Rumah Terbakar di Desa Ardisaeng BondowosoKabarBondowoso.Com - Darrrr! Darrrr!… satu rumah yang ada di Dusun Antokan, Desa Ardisaeng, Kecamatan Pakem, ludes terbakar, Jumat (5/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Itulah yang dialami sepasang suami istri (pasutri) bernama Abduh alias P. Habibah (50) dan Zainab alias Bu Habibah (47).

Peristiwa ini terjadi setelah terdengar suara ledakan keras hingga dua kali hingga warga di sekitarnya kaget. Kontan saja, warga langsung berhamburan keluar untuk melihat apa yang terjadi. Begitu mendekat ke rumah korban, ternyata si jago merah mulai melalap rumah bagian belakang.

Rumah yang ditinggal pemiliknya ke ladang ini membuat warga kesulitan masuk rumah untuk memadamkan si jago merah tersebut. Dalam hitungan menit, si jago merah mulai melalap bagian ruang tamu.

Warga sekitar ikut memadamkan si jago merah dengan alat seadanya. Bahkan, air pun terbatas sehingga warga harus memakai lumpur dan daun pisang untuk memadamkan si jago merah.

Sekitar 2 jam kemudian, si jago merah baru bisa dipadamkan. Namun, kondisi rumah sudah ludes terbakar tanpa sisa. Mulai dari beras, jagung, perabotan rumah, tempat tidur dan barang berharga lainnya sudah ludes. Bahkan, satu-satunya barang yang masih tersisa adalah baju yang dipakai pasutri tersebut.

Diperkirakan, akibat kebakaran ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta. “Saya tidak tahu saat kejadian mas. Soalnya, saya pergi ke ladang bersama istri. Tiba-tiba ada tetangga yang mengabari kalau rumah saya terbakar,” ujar Abduh alias P. Habibah saat ditemui wartawan usai kejadian.

“Satu-satunya barang yang masih tersisa adalah baju yang dipakai ini mas. Kalau yang lain ludes terbakar tidak bisa diselamatkan,” ujar Zainab alias Bu Habibah menambahkan.

Menurutnya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 yang disebabkan karena tabung gas meledak. Sebelum ditinggal pergi, dia sempat menghidupkan tungku untuk menghangatkan kayu. Sementara tabung gas miliknya ada di samping tungku. Diduga karena tabung gas kepanasan hingga mengakibatkan meledak dan menimbulkan api besar.

Kini, dia hanya bisa berharap mendapat perhatian dari pemerintah. Pasalnya, satu-satunya tempat tinggalnya sudah ludes terbakar. Termasuk barang-barang berharga miliknya. Untuk malam ini, pasutri ini akan numpang tidur di rumah tetangganya.

Sementara itu, Kapolsek Pakem, AKP Paryono langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, suara ledakan hingga 2 kali itu diperkirakan karena suaranya menggema sehingga terdengar dua kali. Padahal, tabung gas yang diduga meledak hanya satu dan sudah diamankan polisi. (gho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *