Gemuruh Bondowoso Bershalawat ‘Guncangkan’ Bumi Ki Ronggo

kabarbondowoso.com- Gelar Bondowoso Bersholawat, acara pembuka Festival Muharram 2012 yang digelar di alun-alun Bondowoso, Kamis malam (15/11), dihadiri sedikitnya 10 ribuan ummat Islam dari berbagai wilayah se-Bondowoso. Mereka hadir untuk menggemuruhkan Bondowoso dengan melantunkan shalawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.

Kekompakan antara pemerintah, ulama dan masyarakat, utamanya dalam menyambut tahun baru Islam dengan digelarnya Bondowoso Bersholawat menjadi fenomena luar biasa di Festival Muharram kali ini. Dengan satu tujuan, mereka yang hadir mengharapkan Bondowoso menjadi Kabupaten yang diberkahi.

Tampak terlihat masyarakat Bondowoso antusias dari semua usia dan dari berbagai kalangan. Mereka menyemut berkumpul dan duduk bersila di hadapan panggung besar tempat tokoh Kiai Kharismatik memimpin shalawatan. Pakaian mayoritas mereka serba putih-putih menghiasi hamparan tanah di alun-alun Raden Bagus Asra tersebut.

Dibuka oleh Bupati Bondowoso Drs. H. Amin Said Husni, Ia mengungkapkan rasa bangga dan syukur kepada masyarakat Bondowoso yang kompak menyambut tahun baru ummat Islam dengan mengikuti acara Bondowoso Bershalawat. Bupati, orang nomor wahid di Bondowoso yang sekaligus merupakan tokoh dari NU ini memberikan pencerahan akan makna tahun baru Islam dan digelarnya Festival Muharram dihadapan masyarakat, para tokoh ulama, tokoh masyarakat, masyayikh, jajaran Muspida, para pelajar.

“Digelarnya Bondowoso Bersholawat dalam rangka Festival Muharram 2012 ini dengan harapan agar memperoleh syafaat dan berkah untuk masyarakat Bondowoso. Dan juga menciptakan Bondowoso yang lebih beriman, berdaya dan bermartabat,” tutur Bupati, yang kemudian mendapat tepuk tangan dari seluruh masyarakat yang berkumpul.

Usai Bupati memberikan sambutan, hadir di atas panggung Kiai Kharismatik KHR Azaim Ibrahimy memberikan tausiyah kepada masyarakat sekaligus pejabat pemerintah. Dalam tausiyahnya, KHR Azaim Ibrahimy menjelaskan sejarah kisah teladan Rasulullah. Tak jarang, Kiai meluncurkan joke-jokenya sehingga masyarakatpun menjadi terhibur.

Setelah itu, tiba acara puncak yang dipimpin oleh Kiai Kharismatik KHR Kholil As’at. Sebelum memimpin ummat Islam se-Bondowoso untuk bersholawat, KHR Kholil As’at memberikan wejangan yang juga ditujukan kepada masyarakat dan pejabat pemerintah.

Saat memberikan wejangan, suasanapun menjadi hening. Semua mata, telinga dan pikiran tertuju kepada wejangan yang diberikan KHR Kholil As’at, seolah tak ingin melewatkan sepatah kata dari Kiai Kharismatik keturunan Kiai As’at Samsul Arifin itu.

Kemudian acara berlanjut dengan melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, diiringi dengan hadra oleh para santri. Seketika itu, semesta Bumi Ki Ronggo sontak bergelora, menggetarkan hati lantaran semua yang hadir melantunkan shalawat dengan khusuk dan penuh khidmat. Akhirnya, acara ditutup dengan do’a, dan tak jarang banyak diantara masyarakat yang hadir menyampaikan sambungan doanya untuk kemaslahatan masyarakat Bondowoso tercinta. (gho)

  1. Saatnya menghidupkan RESOLUSI JIHAT….Dengan Menghidupkan Dakwah Lewat NU, Pendidikan Islam, dan Ekonomi Masyarakat dengan tetap mempertahankan prinsip sebagaimana yang dikemukakan MH Ainun Najib LABA untuk RAKYAT

    Reply
  2. ASWAJA MEMANG LAHIR DARI GOLONGAN, TAPI SEMOGA MENJADI PELOPOR UNTUK MENSEJAHTERAKAN SEMUA GOLONGAN

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *